BANJARMASIN - GUNA menyelamatkan plasma nutfah di
daerah Kalsel yang makin terancam kelestariannya, Pemprov Kalsel terus
melanjutkan upaya untuk membangun Kebun Raya Kalsel.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kalsel,
Ir Hj Suriatinah mengatakan kebun raya yang akan berada di kawasan pusat
perkantoran Gubernur Kalsel di Banjarbaru itu akan mengkhususkan pada
koleksi tumbuhan khas Kalimantan.
"Tema yang kami usung untuk kebun raya ini adalah 'Tumbuhan Berkhasiat
Obat Kalimantan'. Nantinya, tumbuhan yang menjadi ikon adalah Kasturi
(Mangifera Casturi Kosterm) yang merupakan identitas Kalsel," ujarnya
dalam seminar pembahasan persiapan pembangunan dan penyususan master
plan Kebun Raya Daerah Kalsel di Hotel Roditha, Selasa (4/10).
Sesuai dengan Keputusan Gubernur Kalsel Nomor 188.44/0554/KUM/2010,
lahan yang dicadangkan untuk kebun raya daerah ini seluas 122, 13
hektare dari total keseluruhan lahan pusat perkantoran Pemprov Kalsel
yang mencapai 500 hektare itu.
Sementara itu, Kepala Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor, Mustaid
Sireger Msi mengatakan konsep kebin raya Kalsel yang digabung dengan
perkantoran gubernur ini merupakan kali pertama dilakukan di Indonesia.
Thursday, October 6, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment